Inkas
FinStyle
Kartini Masa Kini, Tabungannya Saham!

Di suatu sore gue dan sahabat gue, Luly lari – lari cantik ngelilingin komplek perumahan do’i.  Seperti percakapan para perempuan pada umumnya,kita bisa ngabisin berjam-jam buat ngomongin make up, healthy food, skin care, men, good old times, etc.

Di sore itu gue bilang sama Luly, kalau gue akan ada acara khusus untuk perempuan dalam memperingati Hari Kartini di Bursa Efek Indonesia bareng Astrid Satwika dan Tara Amelz.

She got excited ” wah gue demen tuh sama Astrid, flawless banget. Tanyain donk sama dia rahasianya apa?”

Sambil ketawa, gue ngejawab ” rahasia cantik itu kalau ngga dari sononya sudah cantik,ya cuma satu cyn, DUIT!”

Luly ngakak ” ya kali bok ada rahasia lain yang ngga perlu ngeluarin duit banyak”

“Hahhaha ntar gue tanyain deh” .

Tara (@mamaofsnow) dan Astrid (@astridsatwika) adalah sosok dua ibu muda yang cantik, baik hati dan smart. Waktu pertama kali ketemu mereka berdua, pasti pada mikir “gila flawless banget sih, pasti perawatannya mahal – mahal” .

Gue lebih lama mengenal Tara, dan do’i pernah bikin beauty class untuk anak – anak di kantor Janus. Dari make up yang di bawa sama Tara, gue cuma bisa narik satu kesimpulan, ternyata make up ga perlu mahal – mahal, yang biasa aja ketika kita tau cara make up yang bener dan memilih yang cocok dengan kita, tetep hasilnya akan keliatan flawless.

Hal itu pun dibenarkan sama Astrid, waktu ngobrol – ngobrol di Women Talk Session, Ibu dari Rania ini bilang skin care selama cocok sama kita ngga perlu yang mahal, banyak kok produk lokal yang harganya affordable dan kualitasnya bagus.

Its ok untuk beli produk yang memang mahal bagus, tapi bukan berarti semuanya harus branded mahal. Pinter-pinternya kita aja. Dengan kita bisa pinter memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan budget kita, kita bisa sisihin penghasilan kita untuk pengeluaran lain seperti nabung di saham.

Waktu ditanya apa yang membuat dua ibu ini termotivasi untuk merencanakan keuangannya dengan baik, jawabannya sama, yaitu demi bisa memenuhi kebutuhan pendidikan anak di masa depan.

Tara sadar kalau uang sekolah itu  ngga murah, dan harus dipersiapkan dari jauh – jauh hari jadi Snow bisa sekolah dimanapun nantinya yang dia inginkan. Astrid juga menambahkan, ga hanya biaya untuk sekolah , tetapi juga pendidikan di luar sekolah yang bisa menambah skill Rania, seperti les musik, balet, dll.

Baik Tara maupun Astrid sekarang sudah berada di level menjadi mentri keuangan keluarga, ga hanya jadi admin saja.

Memang apa bedanya mentri keuangan dan admin keuangan ??

Jelas beda lah, kalau admin, ketika menerima penghasilan langsung di pos – pos  kan sesuai pengeluaran, jadi tugasnya hanya untuk bayar – bayar dan nyimpen duit jika ada sisa  . Thats about it. Sedangkan mentri keuangan tidak hanya tau cara nge-pos setiap pengeluaran tetapi juga memikirkan strategi yang tepat gimana agar dengan penghasilan yang ada, aset akan terus bertambah dari waktu ke waktu.

Nah kalian masuk kategori yang mana?

Back to our conversation,gue kembali bertanya kepada mama mama cantik ini (kerjaan gue hari itu enak,cuma nanya-nanyain doank cikikiki)

“Tar, sejak kapan sih mulai nabung saham dan kenapa?”

Tara sudah nabung saham setahun belakangan ini, tujuannya adalah untuk dana pendidikan anak dan dana pensiun. Tara dan Mono sang suami, sama – sama bukan pekerja kantoran, jadi mereka sadar banget pentingnya untuk mempersiapkan semuanya sendiri. Kenapa mereka memilih saham sebagai salah satu portfolio jangka panjang yang harus dipunya ? simple, karena mereka sudah bandingkan sendiri dengan produk keuangan lainnya, dalam jangka panjang nabung di saham memberikan return yang jauh mengalahkan inflasi.

Astrid yang memang baru belajar nabung saham, mengaku sangat tertarik banget ketika Tara, sahabatnya ini bercerita panjang lebar tentang keuntungan menabung di saham. Astrid kaget ketika tau bahwa nabung di saham itu bisa dimulai hanya dengan Rp.100rb saja, minimum yang lebih rendah daripada nabung di bank.

Tara pun meyakinkan sahabatnya ini untuk nabung saham dengan menunjukan aplikasi jual beli saham di smart phone yang sama mudahnya seperti belanja online. Praktis dan ngga pake rempong!

Indah Hapsari, Head of Planner dari Janus, berbicara dari sisi perencana keuangan sharing kalau mindset orang tentang saham itu ribet, susah, dan asumsi asumsi lainnya harus dihilangkan. Saham itu untuk jangka panjang dan sama saja prosesnya seperti menabung di bank, yang harus kita lakukan secara rutin setiap bulannya jika ingin mencapai tujuan yang diinginkan.

Ngga usah takut sama saham, karena saham itu ada di dalam kehidupan kita sehari – hari. Dari kita bangun tidur,beraktivitas, istirahat , jalan – jalan sampai tidur lagi, kita selalu dikelilingin perusahaan publik yang sahamnya dapat dibeli oleh masyarakat. Jadi jangan hanya jadi konsumen saja, tetapi jadi pemilik perusahaannya juga.

Nah, jika kalian ingin belajar lebih lanjut tentang saham, Janus ada kelas Stockgasm tanggal 6 Mei ini. Dari jam 09.00 – 16.00 . Silahkan contact ke nomor 0812 – 8459 – 9587 . Di kelas ini akan di ajarkan bagaimana cara memilih saham yang praktis dan bagaimana menyusun portfolio yang masih tetap sejalan dengan perencanaan keuangan kita lainnya.

Ayo kita naik level, dan jangan jadi sekedar admin keuangan di keluarga saja. Women play an important role in family finances.

Lots of Love,

Dini

 

Farah Dini
An Independent financial advisor who loves to help other people in achieving their goals. In love with financial planning world and have a goal to share the beauty of investing money for the future.
posts 136
words/post 683
media 295
comments 209
visits 143056

Leave a Comment

Name*
Email*
Website