Inkas
FinVest
Ketika Investasi Menjadi Lifestyle

Pernah baca bukunya David Bach yang judulnya Automatic Millionaire ngga ??

If you haven’t, you should read it! One of my fav book.

One part of the book that I love :

Banyak orang yang percaya, rahasia untuk menjadi kaya adalah dengan menaikan penghasilan . “Kalau saja gaji gw bisa lebih banyak, Gw pasti akan kaya”. Berapa banyak pernyataan seperti itu yang sering kita dengar keluar dari mulut seseorang ? berapa kali juga kamu mengatakan itu kepada dirimu sendiri? Well, jelas pernyataan itu ngga bener. Tanya aja kepada orang – orang yang gajinya naik tahun lalu, apakah jumlah yang mereka tabung juga bertambah. Di hampir setiap case, jawabannya pasti ngga. Kenapa? karena seringnya, seiring naiknya penghasilannya, naik juga pengeluaran kita.

Inti bukunya sebenarnya simple, ketika kamu bisa creating habit untuk menyisihkan penghasilan untuk di tabung setiap bulannya, maka setiap orang sebenarnya bisa kok jadi millionaire kok eventually.

Seberapa cepat ? tergantung seberapa rajin dan seberapa banyak kamu bisa menyisihkan penghasilan setiap bulannya.

Di buku ini Bach juga mentioned, salah satu cara paling efektif adalah dengan mengerti pentingnya “PAY YOURSELF FIRST” atau “Membayar/Menggaji Diri Sendiri”. Maksudnya adalah kita membayar/menggaji diri sendiri untuk kebutuhan kita di masa depan.

Agar Membayar diri sendiri bisa menjadi lebih efektif, proses yang harus dilakukan adalah dengan membuatnya automatic. Caranya ? bisa autodebet atau auto transfer ke rekening khusus setiap bulannya secara rutin di tanggal dan nominal yang sudah ditentukan.

Cara nabung secara rutin itu bisa dilakukan dengan dua cara.

Bisa secara bulanan, bisa juga tahunan . Paling bagus adalah the combination of both. Bulanan jalan, tapi ketika ada bonus ditengah-tengah, ditambahin lagi dananya.

Next question, dengan nabung saja bisa kah bikin kita mencapai tujuan – tujuan keuangan masa depan dan jadi millionaire itu?

Nah,nabungnya dimana dulu.

Kalau dulu kata nabung identik dengan nabung di rekening tabungan atau celengan, sekarang mindset kita harus mulai diubah juga. Nabung bukan hanya di tabungan saja loh, tapi juga bisa nabung di SAHAM.

WHAT SAHAM???

lah iya, kamu pikir kalau cuma dengan tabungan saja tujuan – tujuan keuangan masa depan kamu bisa tercapai???

Bunga di tabungan ataupun deposito berapa? belum kepotong biaya admin dan pajaknya. Sedangkan inflasi di Indonesia sendiri berapa?

Bagaimana dengan performa saham di Indonesia?

Dalam 10 tahun terakhir, kinerja IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) mencatatkan kenaikan 193% atau rata-rata 19.3% per tahun.

Beda jauh kan sama nyimpen duit di tabungan saja.

“Itu kan returnnya, kalau resikonya gimana?”

Namanya juga saham perusahaan tergantung sama performa perusahaan dan kondisi perekonomian juga, oleh karena itu disarankan untuk nabung saham untuk jangka panjang. Karena terbukti, dalam jangka panjang, nabung di saham dapat mengalahkan instrumen investasi lainnya dengan modal yang sangat minim.

Logikanya mana ada sih perusahaan yang mau kinerja perusahaannya tidak berkembang atau stagnant. Pasti mereka akan melakukan berbagai macam strategi agar keuntungan perusahaan meningkat dari waktu ke waktu, apalagi mereka sudah punya kita – kita ini sebagai investor perusahaannya. Mereka juga punya kewajiban untuk melakukan public expose setiap tahunnya, dimana para manajemennya akan turun gunung menjelaskan kinerja perusahaan selama satu tahun berjalan plus rencana mereka kedepannya.

Punya saham itu artinya kamu adalah pemilik perusahaan. Nah kalau kamu punya sebuah perusahaan, masa kamu ga mau memiliki perusahaan itu selama mungkin. Mau lagi musim panen, ataupun musim paceklik kamu tetap akan mempertahankan perusahaan kamu, karena kamu percaya perusahaan kamu itu bisa memberikan keuntungan di masa depan tidak hanya untuk dirimu sendiri tetapi juga untuk orang banyak.

“Modalnya gimana?”

Percaya ngga kalau dengan Rp.100rb kamu sudah bisa punya perusahaan? dan ga perlu rempong – rempong mikirin biaya set up, biaya operasional, marketing, ngurusin employee, dll?

Iya dengan Rp.100rb juga bisa sekarang.

“Perusahaannya bagus ga mbak?”

Pernah belanja di Ace Hardware ??suka dengan barang – barangnya? tau ga kamu bisa beli perusahaannya 1 lot dengan harga Rp.81.000,- ?? (1 lot = 100 lembar saham,ini minimum pembeliannya)

Yang anak Jakarta, pernah ke Gandaria City atau Kota Kasablanka?? Yang anak Surabaya, suka nge-mall ke Tunjungan City atau punya kenalan yang tinggal di Grand Pakuwon?? nah itu yang buat namanya Pakuwon Jati. Kita bisa beli saham perusahaannya dengan harga 1 lot nya Rp.59.500,- .

Jadi ga ada alasan lagi kan ngga mau jadi pemilik perusahaan.

Masih bingung juga, dan pengen tau lebih banyak tentang investasi di saham dan gimana cara memilih sahamnya??

Kamu bisa loh kumpulin temen – temen kamu baik itu di komunitas, kampus, atau kantor untuk di datangin sama makhluk – makhluk dari Janus untuk edukasi. And it is free of charge…ihiyyy!!!Doesn’t matter where you are in Indonesia, we will come to you! *hasyek, ttp ada terms and condition applied sik haha* . Untuk tau lebih banyak soal program edukasi ini, email aja ke farah.dini@janus.id atau hubungi Mr.Janus di 0812-845-99587

STAN X JANUS

Muchos Lovos,

Dini

Farah Dini
An Independent financial advisor who loves to help other people in achieving their goals. In love with financial planning world and have a goal to share the beauty of investing money for the future.
posts 137
words/post 683
media 292
comments 209
visits 150928

Leave a Comment

Name*
Email*
Website