Apa sih Saving Bonds Ritel (SBR) 002 ?

Hello ladies,

Have you heard about Saving Bonds Ritel 002 lately??

Mungkin some of you sudah ditawarin oleh beberapa bank atau sekuritas untuk investasi di produk ini.

Apa sih sebenarnya saving bonds ritel itu?

Ini adalah surat utang negara yang dijual secara ritel untuk para individu . Dijualnya melalui agen penjual yang memang sudah ditunjuk oleh pemerintah, jadi tidak semua bank atau sekuritas yang jualan SBR ini.

Bedanya sama ORI atau SUKUK apa?

SBR tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder sampai dengan jatuh tempo sedangkan ORI bisa.

Maksudnya ngga dapat diperdagangkan itu artinya hanya bisa dicairkan kembali kepada pemerintah dan bukan pada investor lain. Karena tidak dapat diperdagangkan juga maka tidak ada capital gain seperti di ORI.

Ori/Sukuk jatuh temponya 3 tahun tetapi jika kita mau cairkan semua ditengah jalan, tinggal di jual saja di pasar sekunder. Sedangkan SBR tidak bisa seperti itu. SBR jatuh tempo lebih cepat yaitu 2 tahun tetapi jika mau dicairkan hanya boleh 50% dari modal kita saja yang dicairkan. Itupun ada periode untuk redemptionnya jadi ngga bisa suka suka kita.

Apabila kupon di ORI/Sukuk fixed sampai jatuh tempo, SBR ini floating setiap 3 bulan mengikuti tingkat suku bunga BI.

Keuntungan dari SBR ini apa aja?

  1. Pembayaran kupon (sebutan untuk bunga obligasi) dan pokok sampai jatuh tempo sudah di jamin oleh UU surat utang dan dana disediain dalam APBN tiap tahunnya. Kupon untuk SBR 002 ini adalah 7,50%
  2. Kuponnya lebih tinggi dari BI rate/LPS rate dan dibayarkan setiap bulan. Untuk SBR 002 ini kupon akan dibayarin tiap tanggal 20 setiap bulannya.
  3. Kupon mengambang mengikuti tingkat suku bunga acuan. Jadi setiap per 3 bulan kupon akan berubah tergantung suku bunga. Tapi tetap ada batas bawahnya .
  4. Tenor untuk SBR 002 ini adalah 2 tahun tetapi bisa pelunasan lebih awal walau hanya sebagian dari pokok investasi saja di periode yang sudah ditentukan.
  5. Sama seperti ORI dan SUKUK, pajak penghasilan atas kupon bersifat final yaitu sebesar 15%. Lebih rendah daripada deposito yang 20%

Buat apa sih SBR 002 ini diterbitkan?

Surat utang ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN 2016. Jadi kita juga ikut berkontribusi terhadap pembangunan di Indonesia dengan memiliki investasi ini.

Resikonya apa investasi di SBR ini ?

Lebih kepada resiko likuiditas sih. Berhubung jatuh temponya 2 tahun, maka untuk investasi ini,sebaiknya untuk goal keuangan yang memang masih 2 tahun lagi. Early redemption emang ada, tetapi hanya untuk sebagian dari modal pokoknya saja.

Berapa minimum dan maksimum pembelian untuk investasi di SBR 002 ini?

Minimumnya Rp.5.000.000,- (Belinya setiap kelipatan 5jt ya) sedangkan maksimumnya Rp.5.000.000.000,-

Masa penawaran : 28 April s/d 19 Mei 2016

Jatuh tempo : 20 Mei 2018

Periode masa administrasi early redemption : 1 – 14 Juni 2017

Tanggal early redemption : 20 Juni 2017

Jika kamu mau diversifikasi dana kamu dan ingin mendapatkan kupon yang menjadi passive income setiap bulannya, SBR bisa dijadikan salah satu alternative investasi untuk jangka waktu pendek-menengah.

Proses Pembeliannya Gimana? 

Hubungi agen penjual yang sudah ditunjuk oleh pemerintah (hanya ada 24 agen penjual saja). Isi form pemesanan dan siapkan KTP beserta NPWP dan halaman depan buku tabungan (untuk transfer kupon setiap bulan)

Selamat berinvestasi

Lots of Love,

Dini

PS : Pic is taken from IDX FB!

Follow, Like and Share The Post

About Farah Dini

I'm a Co-Founder and Vice-CEO of JOUSKA, an Independent Financial Advisory Firm based in Jakarta. I'm also an author and a financial writer contributors at several media.

View all posts by Farah Dini →

2 Comments on “Apa sih Saving Bonds Ritel (SBR) 002 ?”

  1. 7,5 itu per tahun dipotong pajak 15% jd bersihnya 6,37% per tahun apa bila terjadi penurunan suku bunga maka nilai kuponnya tetap tapi apabila terjadi menaikan bi rate maka nilai kuponnya naik min 0,25% kalau ingin cairkan hanya bisa setelah 1thn itupun 50% dari total dana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *