Refinancing atau Debt Restructuring ?

Hello ladies,

Mumpung masih awal tahun, buat yang resolusinya lunasin/ngurangin utang, gw mau ngebahas tentang refinancing sama debt restructuring.

Is it necessary to do refinancing or debt restructuring ?? well lets discuss the differences first.

1. Refinancing belum tentu dilakukan karena alasan kesulitan keuangan sedangkan debt restructuring sudah pasti harus dilakukan karena masalah keuangan.

Refinancing itu dilakukan bukan karena lo ngga bisa bayar utang, tapi lo cari opportunity untuk save up pengeluaran untuk bayar utang.

On the other hand, kalau debt restructuring meaning lo memang mengalami masalah keuangan yang sudah tidak bisa dihindari lagi, seperti diambang kebangkrutan, cashflow yang lebih banyak pengeluaran daripada pemasukan, beberapa kali ngga bayar utang tepat waktu dan lain sebagainya.

2.  Tujuan dari refinancing adalah untuk mendapatkan keuntungan secara keuangan sedangkan debt restructuring untuk nego dengan pihak pemberi pinjaman.

Refinancing bisa dilakukan oleh peminjam yang memiliki track record history yang baik di BI, sedangkan debt restructuring, peminjam harus memberikan bukti bahwa mereka lagi mengalami financial difficulty.

Track record yang baik di BI, akan membuat peminjam mudah untuk mencari pengganti pemberi pinjaman dengan deal bunga yang lebih baik.

Sedangkan peminjam yang punya bukti masalah keuangan, dapat nego untuk mengganti tanggal jatuh tempo pembayaran, nego bunga yang lebih rendah atau nego cicilan yang masuk dengan budget mereka saat ini.

Berhubung untuk debt restructuring ada proses nego, otomatis prosesnya akan lebih lama daripada melakukan refinancing.

3. Refinancing, tetap memiliki track record yang baik sedangkan debt restructuring bisa berefek pada track record di BI yang akan mempengaruhi ketika kita ingin melakukan proses pinjaman di masa depan.

Refinancing kan artinya adalah pemberi pinjaman yang baru melunasi utang lo yang lama untuk mendapatkan utang yang baru. So, track record utang lo terjaga.

Debt restructuring kebalikannya, karena lo nego artinya agreement awal dianggap gagal dipenuhi jadi harus membuat agreement yang baru .

Contoh Refinancing Vs Debt Restructuring 

Refinancing : Refinance KPR ke bank yang memberikan bunga lebih rendah setelah masa fixed rate berakhir

Debt restructuring : Nego ke provider kartu kredit, minta keringanan untuk jumlah cicilan dan lamanya jangka waktu pelunasan disesuaikan dengan budget .

Jadi kembali ke pertanyaan semula, refinancing apa debt restructuring???tergantung dari perbedaan yang sudah gw jelasin di atas, lo masuk di kondisi yang mana?

Please note, its ok to admit that you need debt restructuring daripada masalah utang lo ga selesai – selesai dan malah numpuk. Ga enak kali tidur ga nyaman, apalagi sampai harus dikejar – kejar debt collector.

Lets be financially healthy this year :*

Lots of Love,

Dini

 

Pic is taken from here

Follow, Like and Share The Post

About Farah Dini

I'm a Co-Founder and Vice-CEO of JOUSKA, an Independent Financial Advisory Firm based in Jakarta. I'm also an author and a financial writer contributors at several media.

View all posts by Farah Dini →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *