Beauty and Investment

Beauty is pain

That’s what they said!

Coba deh dipikir – pikir, you wanna look slim in dress, lo harus work out sampe stgh gila. Belum lagi harus milih – milih makanan supaya olahraganya ga percuma. (Gooodbye gorengaaaan!gooobye martabakkk red velvet)

Trus perhatiin deh, kita bela – belain mukanya mau dipencet – pencet waktu facial padahal sakitnya banget banget. Belum lagi ngewax atau treatment lainnya. Mau gigi rata, bela – belain pasang kawat yang tau sendiri di awal sakitnya ampunnnn deh.

Enakan pake flat shoes atau sneakers kan kalau jalan? but lets face it, you will look much stunning and fab when you are wearing heels or stilettos. Padahal kalau kelamaan pake , kaki sakit juga apalagi kalau jalan – jalan keliling mall…duh gw sih ga terbiasa seperti Victoria Beckham yang kemana mana pake heels.

In order for women to look absolutely stunning, we will do anything … makanya dibilang beauty is pain

Basically untuk investasi sama aja perjuangannya. Pengen kan punya rumah? punya mobil? nyekolahin anak di sekolah bagus? pensiun kerjaannya jalan jalan melulu keliling dunia?

Kalau mau semua terwujud ya kita mau “bersakit – sakit” dahulu.

Hasil kita work out ngga langsung keliatan setelah selesai latian kan?takes weeks or months or even years to get the body we dream of

Mau gigi yang rata juga bisa bertahun – tahun untuk keliatan perfect

The moment kita memutuskan untuk ga berhenti begitu saja ditengah jalan karena ngerasa berat, disitulah kita menang dan tau we are just one step closer to our goals.

Nothing in life worth having comes easy, the more you have to struggle to achieve it the least likely you would take it for granted – unknown

Banyak orang yang pengen cepet – cepet kaya dan menghalalkan segala cara, but eventually it ends bad for them.

Banyak orang yang pengen cepet banyak duit, langsung mau diajak investasi yang too good to be true dan akhirnya kehilangan semua  uangnya.

Semuanya butuh proses dan kesabaran keleuss…

Contohnya seperti sekarang ketika harga saham lagi rontok . Banyak yang menanggapinya lebai dan keluar dari saham padahal fundamental perusahaan yang dibeli bagus. Ga sabaran banget deh ah, besok besok aja market sudah kembali bersinar lagi, pada gigit jari, sudah cut loss, eh harga sahamnya naik melulu dan dapet lot nya jadi lebih sedikit.

Be patience, Be consistent, Be discipline !

Lots of Love

 

Dini

 

 

 

Follow, Like and Share The Post

About Farah Dini

I'm a Co-Founder and Vice-CEO of JOUSKA, an Independent Financial Advisory Firm based in Jakarta. I'm also an author and a financial writer contributors at several media.

View all posts by Farah Dini →

One Comment on “Beauty and Investment”

  1. Valuable information. Lucky me I found your site by accident, and I am shocked why this accident did not happened earlier! I bookmarked it. kbddecdeeaga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *