Cewek dan Belanja Online!

Hello ladiessss…

Masih awal tahun nih kita

Mari bahas pengeluaran yang sering bocor supaya kedepannya bisa kita atasin

Yap, godaan belanja online salah satu penyebab kenapa pengeluaran kita makin buanyaaak dan jadi ga bisa nabung.

Gw juga suka belanja online, tapi memang kita sebagai cewek harus pinter – pinter ngontrol diri supaya ngga mengorbankan jatah untuk nabung dan investasi.

Tempting banget ga sih, buka – buka instagram trus liat banyak baju – baju keren, aksesoris unik, pernak pernik rumah tangga yang lucu, makanan dan minuman enak, produk – produk untuk perawatan diri dari shampoo yang bikin rambut berkilau, cream wajah yang bikin muka cling, dan tawaran – tawaran lain yang bikin hati bergejolak pengen teriak ” gw mauuuuu semuaaaaaaaaaaaaaa”

“check IG kita yuk sisssssssssssssssssssss”

*berisik lu sis, ga liat apa rekening tabungan gw udah jebol???”

Ada yang nanya “mbak, kenapa cewek itu dasarnya mudah tergoda untuk berbelanja daripada pria?”

Sebenarnya sih ya kalau di lingkungan gw , mau cewek mau cowok kalau dasarnya emang doyan belanja mah ya belanja aja.

Tapi emang sih kalau cewek suka berbelanja berulang – ulang , kadang juga suka amnesia mendadak gitu beli barang yang sebenarnya mungkin dirumah sudah punya or at least mirip – mirip lah jadi ga perlu beli lagi.

Cewek juga mudah tergoda kalau misalnya temennya punya sesuatu yang lucu, trus pengen juga punya. ATAU kalau yang lagi trend sih bukan ngikutin teman tapi ngikutin apa aja yang di endorse sama artis idola. Padahal ye, belum tentu juga barang yang di pakai si artis cocok sama kita.

Yah intinya sih namanya godaan selalu banyaaak. Mau online ataupun offline sama aja. Tapi online lumayan gede juga godaaannya. Ya iyalah lo buka instagram lo, kapanpun dan dimanapun foto – foto barang lucu selalu bermunculan.Belum lagi public figure yang kita follow suka banget nge-endorse barang yang cantik – cantik. Wassalam deh

Im not against online shopping especially on instagram because i do shop on instagram. Ga muna lah gw haha habis kadang – kadang dapat barang yang bagus dan lebih murah daripada belanja offline hahaha.

SO,gimana cara menyiasati godaan online dan jadi smart online shopper ?

1. Jgn kebanyakan follow account – account online shopping

2. Selalu tanya sama diri sendiri, perlu banget ga sih gw barangnya?seberapa sering gw bakal makai? masih ada ga barang serupa di wardrobe gw?apa gw masih kekurangan barang itu di rumah? JUJUR sama diri sendiri jangan bikin bikin excuse kalau jawab pertanyaan – pertanyaan ini.

3. Ketika kita butuh suatu barang, compare online shop 1 dengan yang lain plus bandingkan dengan kalau kita beli di toko langsung. Mana yang lebih murah dan efficient dari segi biaya transport vs biaya pengiriman.

4. Self control is important . Untuk punya self control kita harus memikirkan opportunity cost pada saat mau beli barang.

Maksudnya ?

Jadi gini kalau kita ngebet beli dress harga Rp.800.000,- , think about what other things we can do with that much amount of money.

Kalau memang butuh dress, bisa beli harga yang lebih murah tapi kualitas tetap bagus. Misal harganya jadi 300rb. Rp.500.000,- bisa kita investasikan untuk tujuan – tujuan kedepannya.

“Mendingan beli dress, apa kumpulin duit supaya ntar bisa punya rumah, aset yang lebih produktif ketimbang dress yang ga lama lagi bakal ganti juga?”

Kita bisa invest Rp.500.000,- aja per bulan selama 20 tahun untuk masa pensiun nanti, di account kita bakal ada sekitar Rp.1.5M lebih.

Bisa invest Rp.300.000,- per bulan selama 20 tahun bisa punya hampir 950jt

Atau  kita invest untuk 10 tahun buat modal bisnis someday. Setahun aja kita bisa self control potong pengeluaran – pengeluaran ga penting dan bisa kumpulin sekitar 10jt per tahun rutin yang diinvest selama 10 tahun, kita bisa punya Rp.300jt an lebih.

Gimana kalau kita memang niat rutin bisa kumplin lebih dari jumlah di atas setiap kali gaji kita naik, wah bakal lebih banyak lagi investasi kita.

Nah ladies, kalau kita tau weakness kita adalah belanja online, maka kita harus bener – bener tau apa motivasi keuangan terbesar kita di masa depan, supaya ngeliat barang – barang lucu ngga lagi dengan mudah tergoda.

Boleh belanja online, tapi ya ga perlu tiap minggu juga kaliiii…

Kemaren baru aja client gw curhat soal belanja online di instagram , gimana doi struggling untuk ngga tergoda

Akhirnya sekarang doi memaksakan diri untuk menambah investasinya tiap bulan , agar dana nya jelas kemana dan tidak digunakan semua untuk belanja.

Tapi tetep loh ladies, kita punya persentase khusus untuk bercentil – centil ria tiap bulan. 5% – 10% dari gaji boleh lah digunakan untuk happy – happy.

Lets shop smart beautiful!

Lots of Love,

Dini

Follow, Like and Share The Post

About Farah Dini

I'm a Co-Founder and Vice-CEO of JOUSKA, an Independent Financial Advisory Firm based in Jakarta. I'm also an author and a financial writer contributors at several media.

View all posts by Farah Dini →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *