Perlu Ambil KPR sampai 30 tahun?

Hello ladies,

How was your weekend?

Weekend gw diisi dengan full nge- financial check up in para pengunjung Indonesia Financial Expo & Forum 2014

It was funnn and lots of enthusiasm from people to learn and to check up their current financial situation

IFEF 2014

Anyway, seperti yang gw janjiin di twitter @dini828 , gw mau nge-blog soal tenor / jangka waktu pinjaman KPR yang di bisa sampai 30 tahun (di bank tertentu)

Kita bahas satu – satu ya

Apa sih KPR ? 

Kredit pemilikan rumah yang memberikan solusi untuk masyarakat yang tidak memiliki cash banyak untuk membeli rumah secara nyicil ke bank dengan jangka waktu tertentu.

Tenor jangka waktu KPR rata – rata 15 tahun yang terlama. Tetapi baru – baru ini ada bank yang berani menawarkan sampai 30 tahun.

Kalau di luar negri KPR sampe 30 tahun ke atas bukanlah hal yang baru.

Dengan adanya tenor lebih panjang ini, jadi muncul pertanyaan

Perlukah mengambil KPR dengan tenor terlama?

Tergantung!

Benefit dari mengambil KPR dengan tenor terlama adalah jumlah cicilan bulanan kita menjadi jauh lebih kecil.

Dengan pertimbangan bahwa harga rumah akan naik seiring berjalannya waktu, maka its worth itu untuk menyicil selama mungkin karena kenaikannya akan menutupi bunga bank yang kita bayarkan ke bank selama jangka waktu pinjaman tersebut.

Ingat kan di postingan – postingan sebelumnya bahwa total cicilan utang bulanan itu tidak boleh melebihi 30 – 35% penghasilan?

Nah otomatis dengan cicilan mengecil rasio total cicilan utang kita terhadap penghasilan juga mengecil, possibility untuk menyicil aset produktif lainnya juga memungkinkan selama masih di batas 30 – 35% tersebut.

Harga rumah-page-001Klik foto di atas ya untuk memperbesar! Akan keliatan bedanya nyicil 15 tahun dengan 30 tahun berapa cicilannya dan juga jumlah total bayar untuk masing – masing skenario. Gw pake asumsi bunga 12% (rata – rata fixed beberapa tahun pertama di angka 10,5 – 10,75% dst, jadi gw bikin 12% aja )

Next question

Kalau saya mau ambil tenor yang lebih cepat gimana? saya ga suka ngutang lama – lama!

No problemo !

Kita yang tau keadaan cashflow masing – masing kan. Kalau pengen banget punya rumah tapi mepet penghasilannya, bisa ambil tenor terpanjang dulu, jangan maksain ambil tenor pendek. Ntar kalau ada rezeki lebih bisa pelunasan awal atau take over ke kredit rumah yang tenor lebih pendek.

Apabila ternyata kamu uangnya cukup untuk tenor 10 atau 15 tahun, dan kebutuhan investasi lainnya (pendidikan anak, kesehatan,dll) sudah terpenuhi, ambil aja, jadi ngga perlu berlama – lama berutang!Ketika masa pinjaman sudah habis, dana untuk cicilannya bisa dibuat untuk menambah investasi pensiun.

Make sure kamu juga pilih lokasi rumah yang memang bagus dan ada potensi kenaikan yang cukup signifikan. Jadi it would not be a problem at all nyicil lama – lama. Besides, penghasilan kamu pasti akan nambah juga kan tiap tahunnya.

First thing first, you have to know your current financial situation to decide berapa lama saya harus nyicil untuk rumah 🙂

Lots of Love

Dini

Follow, Like and Share The Post

About Farah Dini

I'm a Co-Founder and Vice-CEO of JOUSKA, an Independent Financial Advisory Firm based in Jakarta. I'm also an author and a financial writer contributors at several media.

View all posts by Farah Dini →

5 Comments on “Perlu Ambil KPR sampai 30 tahun?”

    1. tergantung

      Syariah fixed rate sampai masa pinjaman berakhir tetapi akan jauh lebih tinggi interestnya dari bank konvensional.

      Bank konvensional bisa lebih rendah tetapi tidak jaminan ketika floating suatu saat nanti bisa melebihi yang syariah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *