Lifestyles of Rich and Famous

*Nyanyik Good Charlotte*

Lifestyles of the rich and the famous
They’re always complainin’
Always complainin’
If money is such a problem
Well they got mansions
Think we should rob them (rob them)
(They would fall, they would fall)

I’d like to see them spend a week
Livin’ life out on the street
I don’t think they would survive
If they could spend a day or two
Walking in someone else’s shoes
I think they’d stumble and they fall
They would fall

Lagi nostalgia dengerin lagu – lagu jaman ABG, tiba-tiba pengen nulis blog tentang Lifestyles of Rich and Famous.

Dari pengalaman ketemu banyak orang dengan berbagai background ekonomi dan karakter gw semakin yakin bahwa memang PENGHASILAN itu bukan faktor utama yang membuat seseorang bisa memiliki jumlah kekayaan bersih yang besar. It’s true dengan penghasilan yang besar kita bisa membeli banyak hal. Tetapi pertanyaannya adalah APA YANG DIBELI?

Agak miris melihat orang dengan penghasilan puluhan juta, tapi tidak satupun item – item pengeluarannya ada yang untuk investasi pendidikan anak – anak maupun untuk masa pensiunnya sendiri. Living in the moment boleh – boleh aja cyn tapi jangan sampai ignorant juga. Pada saat ngeliat jumlah aset lancar/liquid mereka ternyata minim banget atau sama sekali NGGA ADA! aset hanya berupa rumah dan mobil saja. Lah emang kalau butuh duit ngejual rumah dan mobil dulu?terus tinggal dimana dan kerja ga punya kendaraan donk?

Apa sih yang dibeli orang – orang ini?

Yang mereka beli adalah LIFESTYLE!

Gaya hidup terutama di kota besar itu tidak murah dan godaan iman dimana mana. Ga peduli weekdays atau weekend mall selalu ada pengunjungnya begitu juga dengan cafe – cafe. Ngga ada yang salah dengan semua itu, gw juga ngelakuin kok . Masalahnya seberapa imbang antara pengeluaran lifestyles kita dengan pengeluaran untuk investasi masa depan?

Coba deh bayangin aja sekarang kita having fun dengan penghasilan bulanan kita, trus pada saat pensiun kita ngga bisa lagi ngerasain having fun karena duitnya ga ada dan dana pensiun dari kantor juga cuma bisa menutupi 20% dari pengeluaran kita. SANGGUP GAK?

Hari ini gw ngetweet tentang #miriskeuangan yaitu kumpulan – kumpulan WEDEW MOMENT pada saat gw ketemu orang – orang yang menurut gw penghasilannya cukup besar *Eventhough mereka bilangnya kecil bgt*

Rumah miliar-an tapi uang pertangggungan asuransinya 100jt doank #miriskeuangan

Ini beneran loh ada! Agen asuransinya yang ternyata sodara sendiri  masa ga nyaranin UP yg sesuai dengan kebutuhan sih. Si bapak juga masih ada tanggungan loh…kalau udah ngga ada tanggungan sih masih bisa ngerti lah kalau asji nya ga seberapa. Bapaknya juga ga ngerti sih sebenarnya UP itu apa dan pentingnya untuk apa, yang jelas beli aja buat bantu sodara #eaaaa .

Mobilnya ratusan juta, tabungannya 0 #miriskeuangan

Mobilnya keluaran terbaru cyn..harganya juga di atas Rp.250jt tapi pas di check aset lancarnya (tabungan,depo/LM) eeeh NIL (0) bok (boro2 invest di reksadana yak). Pride of having an expensive car mengalahkan pentingnya punya aset liquid maupun aset investasi.

Pengeluaran entertainmentnya banyak, disuruh invest 250rb susahnya kaya disuruh ngeluarin duit 250jt #miriskeuangan

Ini nih yang gw bingung, disuruh invest susaaaah banget…alasannya sepanjang kereta api di Jepang yang intinya duitnya ngga ada. Tapi kalau diliat di instagram,path,twitter,facebooknya isinya makan – makan di resto mewah melulu . No No gw ngga bilang itu salah, gw juga demen makan enak tapi ya mbok ga usah bilang NGGA ADA DUIT donk kalau disuruh invest. Ntar beneran ngga ada duit loooh.

Ga prnh ketinggalan gadget terbaru, tp disuruh invest malah complain gajinya kecil *pukpukgajiselaludijadiinkambingitem* #miriskeuangan

Kasian ama gaji selalu disalahkan setiap kali ngga bisa investasi. Bukan masalah gajinya, tapi masalah NIAT investasi apa ngga?

Selalu teriak “YANG KAYA TAMBAH KAYA GA ADIL” wajarlah mindset mrk mau bljr investasi dan selalu pgn muterin duitnya #miriskeuangan

Ini minta digeprek deh! orang yang duitnya banyak itu semua berawal dari mindset mereka yang kaya. Duit untuk mereka ya ada untuk diputar kembali agar menghasilkan lebih banyak lagi sedangkan mindset yang poor setiap kali menerima duit ya untuk langsung dihabiskan. Jangan jealous lah kalau ada orang kaya jadi tambah kaya. Lihat dulu usaha mereka dalam memutar duitnya. Berapa lama mereka belajar?langkah berani apa yang berani mereka ambil?

Hobinya bolak balik singapore buat belanja, hutang kgak dibayar – bayar #miriskeuangan

Hayoo siapa yang doyan liburan kesana kemari, tapi bayar hutang kartu kreditnya masih minimum payment terus? :p

enough said deh ga perlu dijelasin panjang lebar!

Temen gw, Steffi bilang kalau mindset orang – orang kebanyakan lebih mentingin pencitraan. Kalau duit dibeliin barang kan bisa dipamerin sedangkan duit untuk investasi ngga bisa dilihat orang lain alias ga bisa jadi ajang pamer!

Totally AGREE!

So ask yourself this question “How much do i willing to change my current financial situation?” . “Is it worth it to show off all the things i could buy with my money instead of having assets that actually could help me creating a wealth now and in the future?

Food For Thought 🙂

Loads of Love

Dini

Follow, Like and Share The Post

About Farah Dini

I'm a Co-Founder and Vice-CEO of JOUSKA, an Independent Financial Advisory Firm based in Jakarta. I'm also an author and a financial writer contributors at several media.

View all posts by Farah Dini →

4 Comments on “Lifestyles of Rich and Famous”

  1. Twit #miriskeuangan memang fakta yang ada di masyarakat.
    Memang harus diingatkan sedini mungkin mbak..
    Artikel yang bagus. Dan buat yang masih dalam kondisi #miriskeuangan semoga cepat tergugah…
    Makasih Mbak Dini..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *