Uang Pertanggungan Asuransi

Hi Hi

Gw mau ngomongin tentang uang pertanggungan (UP) pada asuransi. Kenapa?karena masalah yang sering dihadapi kebanyakan orang yang gw temui adalah membeli asuransi dgn UP yang tidak sesuai.

Me : mba UP asuransinya berapa?

Her : UP itu apa mba?

Nah boro2 tau asuransinya cukup apa ngga, UP aja ngga tau untuk apa.

SO, apa sih uang pertanggungan???

Let me put it in a simple way, Ada sebuah keluarga,suami kerja, istri ibu rumah tangga dengan dua orang anak. Pengeluaran keluarga adalah Rp.4.500.000,- (sudah termasuk dengan investasi untuk anak dll) setiap bulannya. Tiba2 si ayah sang tulang punggung keluarga meninggal.

Bagaimana si ibu mencari dana untuk kebutuhan setiap bulannya?sedangkan untuk mencari kerja it will take some time, tp pengeluaran jalan terus.

Kan ada dana darurat?betul, tapi sampai berapa lama DD nya menutupi?(ya iya klo ada dana darurat, klo ga ada tambah parah lagi).

Bagaimana dengan aset peninggalan suami??apakah rumah,kendaraan harus di jual?memang mudah menjual dalam waktu singkat?

Boro2 mikirin investasi, mikirin untuk duit makan tiap hari aja susah. Standard of living berkurang, kemungkinan pinjam sana sini tinggi dan sang ibu pun harus kerja keras mencari nafkah dan quality time dengan anak pun berkurang. Scary isnt it?

Uang pertanggungan ini lah yang berfungsi untuk menutupi semua pengeluaran tersebut dalam jangka waktu tertentu sehingga sang Ibu bisa tetap melakukan pengeluaran seperti biasa dan menginvestasikan sebagian UP yang diberikan oleh pihak asuransi untuk masa depan.

Seberapa besar UP yang harus dipersiapkan?

Tergantung pengeluaran bulanan dan berapa tahun lagi anak yang paling kecil menuju usia mapan. (Di Indonesia sekitar usia 25 tahun).

Ada beberapa method untuk menghitung UP asuransi yang tetap, but then again ini bisa di modifikasi sesuai dengan aset yang sudah dimiliki, dan kondisi lainnya (seperti sudah mendapat UP dari kantor, ada aset berupa bisnis dan lain sebagainya)

Contoh salah satu perhitungan UP yaitu melihat dari Human Live Value atau based on pengeluaran

4.500.000 x 12 bulan x 20 tahun (let says anak plg kecil usianya 5 tahun) = Rp.1.080.000.000,-Β 

Problem yang sering gw temuin, orang kgak pernah nih ngitung2 kebutuhan UP nya berapa dan asal beli aja / asal punya aja. Jadi ada yang beli cuma 100jt ada yang cuma 200jt dan malah ada yg gw temuin cuma punya UP 50jt. Hadeuh dengan 50jt mah cuma berapa lama aja bisa bertahan.

“Kenapa harus beli asuransi untuk perlindungan, investasi aja pasti premi nya akan menghasilkan lebih dari 1m??”

Untuk mengumpulkan investasi agar mencapai 1m akan mengambil jangka waktu tertentu tergantung berapa yg disisihkan setiap bulannya. Nah our greedy side will say daripada beli asuransi jiwa yang angus, investasi aja lah.

Iya kalau sebelum mencapai 1m kamu sudah meninggal gimana??

misalnya nih baru aja invest selama 500rb/bulan selama 1 tahun apakah apa sudah mencapai 1m??Yang namanya hidup dan mati kan siapa yang tau ya…

“iiiih haram ah asuransi, gambling gitu”

Well u can choose sharia’ insurance if u r worried about conventional insurance not being hallal. πŸ™‚

Ok segini dulu deh blognya…kalau ada pertanyaan silahkan tulis di comment, atau kirim email di bagian “contact us”

Terima Kasih

Loadsa Love,

Dini

PS : pic is taken hereΒ 

Follow, Like and Share The Post

About Farah Dini

I'm a Co-Founder and Vice-CEO of JOUSKA, an Independent Financial Advisory Firm based in Jakarta. I'm also an author and a financial writer contributors at several media.

View all posts by Farah Dini →

26 Comments on “Uang Pertanggungan Asuransi”

  1. mba’..
    1. tuz gimana cara nentuin besar asuransi qt tiap bulannya (or tahun)..??
    2. setelah menerima uang pertanggungan, apa sih yg harusnya dilakukan oleh si istri?? apakah langsung di investasikan atau gimana biar UP yg udah diterima bisa bertahan sampai 20 tahun??

    1. 1. Premi asuransi hanya dapat diberikan dengan cara meminta proposal kepada agen asuransi. Kasih tau mereka berapa UP yg anda butuhkan dan mrk akan ksh tau berapa preminya.
      2. Pada saat menerima UP , hitung berapa lama sang istri dapat mencari pekerjaan yang baru dan dapat memenuhi kebutuhan keluarga, dan simpan dana tersebut di instrumen yang likuid. Sisanya investasikan sesuai kebutuhan. Dengan investasi secara langsung, maka anda tidak perlu invest bulanan lagi. pengeluaran bulanan bisa pure untuk kebutuhan rumah tangga. Tapi bener2 harus diitung kebutuhannya agar tidak kekurangan kedepannya.

  2. mbak, mau nanya nih, saya seorang karyawan (26th), sudah menikah dan memiliki seorang anak (1th), kira2 minimal saya harus memiliki asuransi apa saja (idealnya), max pensiun di usia 55 tahun.
    Terima kasih

      1. Iya karena paling lama adalah term 20, nanti klo ingin menambah tinggal beli asuransi jiwa yang baru (tambahan apabila ada anak kedua) . asuransi kesehatan ada yang pure kok mas, ga perlu pake embel2 investasi πŸ™‚

  3. Mba…thanks banget mau sharing ilmu dan pengalaman nya tentang berasuransi buat kami2 yang ga mudeng asuransi ini. Gimana caranya kalo kita punya asuransi, trus udah thn ke10, nah mau dibrenti in/ ditutup (alesannya mau pindah cari asuransi yg laen). Nah kalo ditutup tuh kita ga dpt duit apa apa ya mba? UP nya juga kan bukan duit kita ya? Kalau ada premi tabungannya, mungkin juga cuma itu yang bisa terima ya mba? Ak sudah tanya ke bbrp teman yang keliatannya tau tapi kok jawabannya simpang siur….tolong penjelasannya ya mba

    trimakasih banget udah membuat kita mau belajar asuransi

  4. mba farah yang cantik,untung bgt saya nemu bloknya mba..saya lagi d uber2 agen asuransi unit link nih,udh d jelasin tujuan saya apa ehh dianya masih ngotot..
    mba..saya ibu rumah tangga usia 30 thn pnya 2 anak 3thn dan 4thn,suami kerja d luar negeri dan 3 thn yg lalu sdh terlanjur beli unit link,asuransi apa yg tepat buat saya dan anak2?

    1. Hi mba mustika,

      apakah perusahaan suami memberikan fasilitas uang pertanggungan (apabila terjadi apa2 dengan suami maka akan keluar dana berapa kali gaji untuk keluarga yang ditinggalkan) . Apabila tidak ada maka sebaiknya membeli asuransi jiwa yang murni atau asji term life . Apakah company suami memberikan asuransi kesehatan untuk keluarga di Indonesia ??apabila tidak, maka asuransi kesehatan untuk keluarga sangat penting juga πŸ™‚ (yg murni ya mba) .

  5. Saya lagi bingung cari perusahaan asuransi yang masih jual asuransi konvensional, dimana itu ya?Krn dari beberapa perusahaan asuransi yang saya lihat, semua jualannya ada unsur investasi (unit link). Baru nemu satu yang konvensional (C*GNA)

    1. Hiii mba yang lagi bingung hehe…

      ada kok mba beberapa perusahaan asuransi asing yang menjual term life….Jangan tanya agen nya ntar ditawarin UL langsung, cek website perusahaan2 asuransi besar . Kata kuncinya sih asuransi tradisional (tanpa investasi ) πŸ™‚ selamat mencari (maaf ya mba ga bisa sebut nama produk saya independent thx)

  6. Mba Dini, mau tanya nih, saya dan suami baru mencari asuransi jiwa, nah kalo jangka waktu asuransi maks 20 th sementara anak pertama baru akan lahir th depan, dan asumsi usia anak sampai mandiri 25 th, berarti kan ada kekurangan waktu 5 th utk proteksi. Apakah saya harus memperpanjang polis setelah th ke 20, atau bagaimana ya seharusnya? Belum lagi jika ada anak kedua atau ketiga, berarti kan butuh jangka waktu yg lebih panjang lagi. Trus biasanya utk perpanjangan polis apakah ada pemeriksaan kesehatan, yg berarti semakin usia bertambah polisnya semakin mahal? Maaf pertanyaannya panjang hehehe.. thanks in advance buat jawabannya yaaa πŸ™‚

    1. Opsinya bisa beli kekurangan stlh tahun ke 20 atau pada saat anak kedua ketiga lahir beli asuransi jiwa tambahan lagi. Karena otomatis UP nya juga naik kan seiring bertambahnya anak πŸ™‚ jd ga perlu nunggu 20 tahun karena pasti nya akan lebih mahal dan kondisi kesehatan juga pasti mempengaruhi premi.

      untuk perpanjangan polis sudah pasti ada pemeriksaan medical check up …apalagi kalau usianya sudah cukup tua ya mba.

  7. Wah blognya informatif sekali ya πŸ™‚ nggak sengaja blogwalking eh…dapet ilmu juga. Saya baru aja nikah Juni kmrn, dan sekarang lagi hamil 6bulan. Suami saya wirausaha dan saya kerja di bank. Rencananya saya pingin ikut AsJi utk suami saya, krn beliau wirausaha dan saya juga ga berencana lama kerja di kantor yg skrg. Selain AsJi, kira2 asuransi apa yg cocok untuk keluarga kecil saya ya,Mbak Farah? Thanks in advance buat jawabannya.. πŸ™‚

    1. Hi mba, selain asji yang pure , krn suami wirausaha maka otomatis perlu asuransi kesehatan untuk seluruh keluarga πŸ™‚ (klo dari kantor mba ga mengcover askes utk suami dan calon anak,maka perlu beli) πŸ™‚

  8. haii mba dini..

    salam kenal ya..

    aku pns yg sdh punya askes dari kantor, suamiku swasta ga punya asuransi dr kantor tapi dia ikut askesku.

    menurut mba, aku masih butuh ga ambil asuransi kesehatan. lalu mengenai asuransi jiwa, apakah kami (saya dan suami) perlu ambil dua2nya mba.

    oh ya, kami punya 2 anak umur 6 dan 2 tahun.

    saya tunggu jawabannya ya mba

    terimakasih

    1. Apakah askes dari kantor mba sudah mencukupi kebutuhan mba dan suami?apabila sudah suami tidak perlu lagi. Tapi apabila perlindungannya kecil maka mba bisa membeli asuransi kesehatan tambahan.

      untuk perlunya asuransi jiwa, apakah mba sudah memiliki anak?bagaimana dengan penghasilan mba dan suami, apakah jumlahnya tidak jauh beda atau lebih besar mba /suami?karena itu smua mempengaruhi perlu atau tidaknya pembelian asji untuk suami dan istri

  9. mbak , aku single umur 31 th. dari perusahaan ga dikasih asuransi hanya jamsostek dan penggantian medical hanya 1 jt/th.
    so, asuransi apa yg cocok buat aku yah ?
    trims.

    1. krn mba masih single,sebaiknya diutamakan asuransi kesehatan krn penggantian medicalnya kecil sekali…apalagi untuk satu tahun. Asuransi jiwa dibeli kalau sudah ada orang yang menggantungkan hidupnya sama mba πŸ™‚

  10. Mb Dini, terima kasih sharingnya. Jadi membuka wawasan saya tentang UP.
    Mb, kalau untuk perempuan, sebenarnya perlu asji ga ya? Soalnya dari beberapa sharing yg saya baca, kok sepertinya asji ini khusus dipersiapkan yg punya tanggungan (biasanya suami, atau perempuan yg single parent). Saya sendiri sudah mendapat medical allowance dari kantor, jd maunya cari asuransi penyakit kritis aja. Apakah asji masih perlu atau tidak? Atau bisa belinya asji gabungan suami-istri atau sebaiknya suami saja?
    Terima kasih sebelumnya….

    1. Untuk perempuan, kalau memiliki peran penting dari segi income keluarga harus diasuransi jiwa. Tapi klo mostly income datangnya dari suami, yang diutamakan suami dulu.

      Kalau misalnya suami istri income ga jauh beda, dan apabila terjadi resiko sama istri yang menyebabkan istri tidak dapat bekerja + menyebabkan keuangan keluarga jd berantakan, maka istri juga wajib di asji in.

      Asuransi penyakit kritis yang terpisah dari askes biasa atau asji masih sedikit sekali. Jadi biasanya di bundled . Cek pasal – pasalnya sebelum membeli asuransi kritis. Mba sndiri apakah memang ada history penyakit kritis di keluarga?

  11. Dear Mb Farah yang baik,
    Infonya bagus banget ^_^.. sekalian aq jg mau mnt sedikit advice.
    sy sdh menikah (29 thn), dan suami (30 thn) masing2 sudah mempunyai ansuransi kesehatan (dr kntr, so far cukup) dan ansuransi UL (krn dl susah nabung, jd pikir sekalian nabung).
    Kl menurut mba, apakah ansuransi UL untuk Spouse (pasangan) itu penting atau tidak y ?
    benefit yg dinfokan sih jk salah satu dr kami terjadi knp2 dan tdk dpt membayar premi, maka perusaahn ansuransi yg menyetorkan per blnnya smpai d tahun k 10. tp artinya kan qta harus menambah jumlah premi per bln.

    Trims Mba

    1. Dear mba Helen,

      Suami sebagai kepala keluarga harus memiliki asuransi jiwa (preferably yg murni) dimana asuransi jiwa ini memiliki uang pertanggungan yang dapat menutupi hingga anak paling kecil selesai kuliah.

      Problem dengan unit link, biasanya UP nya kecil tapi preminya cukup besar. Jadi kurang worth it. Di asuransi jiwa murnia juga ada rider waiver of premium dimana apabila terjadi cacat tetap total, perusahaan asuransi yang ngebayar preminya.

      Lebih baik pilih yang murni saja mba untuk proteksi πŸ™‚

  12. m’bak dini….
    saya mau nanya nich..
    bedanya asuransi jiwa ama kesehatan apa sich..??
    trus dengn asuransi jiwa gabungan dengan asuransi kesehatan gabungan itu bgai mna..??
    makasih m’bak…

    1. Asuransi jiwa : memproteksi kepala rumah tangga atau orang yang memiliki tanggungan, sehingga apabila terjadi resiko terhdp orang tersebut (meninggal) , keluarga yang ditinggalkan akan menerima sejumlah dana dari perusahaan asuransi yang dapat menutupi kebutuhan hidup dalam jangka waktu tertentu utk keluarga yang ditinggalkan.

      Asuransi kesehatan : memproteksi kesehatan seseorang! kalau sakit, ada asuransi maka biaya2 bisa dibayarkan oleh pihak asuransi!

      asji + askes bisa digabung, tapi cek juga biayanya kalau terpisah (perusahaan asuransi yg berbeda) siapa tau bisa dapat harga yang lebih ekonomis dengan perlindungan lbh maksimal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *