Finplanning Ribed?Yakin?

Helloooo ladiess…. (and gentlemen yang juga baca blog saya 😀 )

Pertama kali gw ngeblog , judulnya “Financial Planning, penting gitu??” . Pembacanya belum sebanyak sekarang dan pada saat itu juga pertama kali gw ngeblog tentang financial planning. Alhamdulillah ya ternyata ada aja yg baca blog saya hihi *nundukmalu*, i really appreciate it 🙂 Semoga bisa terus berbagi hal yang bermanfaat untuk semuanya.

Anyway, kalau dulu ngeblog tentang pentingnya financial planning hanya sebatas opini dan pengalaman pribadi, kali ini gw akan nulis dari sisi client2 yang gw handle dan juga dari orang – orang yang pernah sharing sama gw.

Financial planning bisa dilakukan sendiri atau dengan meng-hire independent financial planner bagi yang ga mau ribed dan terlalu sibuk. Ada beberapa asumsi salah mengenai perencanaan keuangan, seperti :

1. Perencanaan keuangan hanya bisa dilakukan oleh orang yang berduit

Yes bener kalau ga ada duitnya, apa yang bisa direncanakan. Tapi kita kan bisa mulai dari kecil dulu. Seperti tidak berhutang/melunasi hutang konsumtif, membeli asuransi yang tepat,dan menabung utk DD (walaupun start dari small amount terlebih dahulu). Kenapa gw bisa bilang kalian yang merasa gaji kecil bisa?ya karena gw juga pernah handle client yang gajinya ga sebesar para karyawan2 swasta or sekedar gaji fresh graduate di perusahaan local.

Apa yang direncanakan? cashflownya dan networth donk…!buat time frame tahun ini apa yang harus di achieve. Seberapa besar jumlah DD yg harus dia punya, hutang apa yang harus segera dilunasi, buat pos2 pengeluaran dan kemudian tahun2 berikutnya apalagi yg harus di achieve. Menciptakan sebuah/beberapa goals in mind dan melakukan perencanaan keuangan yang terstruktur lebih baik daripada ga merencanakan sama sekali.

Problems ga gaji kecil ga gaji gede , semua rata2 di cashflow. Nah untuk yang gaji relative kecil, focus ke cashflow managementnya dulu, dana darurat at least 30% sudah terpenuhi, baru barengan deh sambil investasi kecil2 an seperti RD. Kalau gaji udah gede baru deh tuh yang namanya nyiptain goals2 yang banyak2.

2. Perencanaan Keuangan itu susah/ribed/ga fun

Kalau tanpa perencanaan keuangan yang baik, terus situ banyak ngutang sana sini dan ga ada tabungan, ntar in the future bukannya lebih susah/ribed/ga fun?

Yes awal-awalnya emang akan terasa susah atau for some people its not fun at all so they decide not to do it . Ujung2nya what happened?ini ada beberapa contoh :

1. Disuruh beli asuransi kesehatan, ga mau katanya ntr klo ga sakit uangnya bakal hangus gitu aja percuma. –> ga lama kemudian tiba2 hrs di rawat dan ngabisin duit banyak, baru sadar bikin asuransi kesehatan. By then penyakit yg sudah diderita sudah ga akan mau dicover lagi sama perusahaan asuransi.

2. Disaranin lunasin hutang kartu kredit, tapi ditunda2 ga taunya utang yang tadinya cuma seberapa jadi makin banyak karena kena bunga. Bingung bayarnya pake apa

3. Dibilang harus ada tabungan untuk dana darurat tapi ga juga disisihkan, pada saat ada kejadian spt mobil rusak or yg paling parah kehilangan pekerjaan, ga ada duit untuk digunakan. Ujung2nya ngutang sana – sini.

If you think financial planning is hard, think also of whats gonna happen if you’re not doing it at all

HAPPY FRIDAY EVERYONE :))

Loadsa Love,

Dini

 

Pic is taken here

Follow, Like and Share The Post

About Farah Dini

I'm a Co-Founder and Vice-CEO of JOUSKA, an Independent Financial Advisory Firm based in Jakarta. I'm also an author and a financial writer contributors at several media.

View all posts by Farah Dini →

7 Comments on “Finplanning Ribed?Yakin?”

  1. aku silent reader blog mba lho, dari jaman belum pake domain 🙂

    keep writing ya mba, suka deh sama gaya penulisan mba ttg financial.

    simple & ngena 😀

    salam.

  2. mba din,mau nanya nih, kalo mau nyiapin DD buat keluarga 1 tanggungan kalo ga salah kan minimal 6 bulan pengeluaran, itu kan lumayan gede juga yah..nah itu apakah harus terkumpul dulu semua DD-nya baru boleh investasi ya? soalnya kalo per bulan nabungnya terbatas berarti kan harus cukup lama menunda investasi, sementara tujuan finansialnya banyak, hehe….mohon advice yah mbak…thanks 🙂

  3. Mba’ farah sy udah kirim message lewat menu contact us…nanya cara untuk jd klien di akbar’s financial check up..(boleh kan ya nanya nya lewat blog ini???)
    makasih sebelum nya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *