Memilih Asuransi Kesehatan

Hello Ladies,

Bagaimana kabarnya?hows your resolution for 2011 goin?hope they all still on track 🙂

Anyway, sekarang gw mau bahas tentang cara memilih asuransi kesehatan. These are the tips :

Ketahui Kebutuhan Kamu Sebagai Calon User :

1. Pilihan rawat inap + rawat jalan, rawat inap aja atau rawat jalan aja

2. Untuk rawat inap, tentukan kelas berapa. Ada kelas VIP, kelas 2 ada kelas 3

3. Cari tau apakah kantor sudah mengcover asuransi kesehatan dan berapa yang sudah di cover. Kalau ternyata kantor cuma mengcover cuma kelas 3 sedangkan kamu pengennya privacy dan tidak mau satu kamar berdua, maka beli selisih dari asuransi kesehatan yg sudah dicover ama kantor.

4. Rujukan Rumah Sakit

Nah ini perhatikan rumah sakit terdekat dengan tempat tinggal (jadi klo darurat bisa langsung di bawa kesana), bisa juga yang dekat kantor atau cari rumah sakit dimana ada dokter nya si anak .

5. Tanya Rumah Sakit

Apa yang ditanya?tanya aja rumah sakit yang anda inginkan lebih prefer asuransi yang mana. Jangan tanya ke agen asuransinya, jawabannya udah pasti produknya bagus untuk semua tempat. Rumah sakit pasti akan seneng dengan asuransi yang apabila mereka claim, langsung cepat proses pembayarannya. So ask the hospital

6. Asuransi kesehatan ada yang sistem reimburse (anda yg bayar dulu, trus ntr di klaim) dan ada yang sistem kartu (tinggal kasih kartu anda sudah ga perlu mikir apa2 lagi ga usah repot klaim2). Nah yang kartu emang lebih efficient dan ga perlu anda nombokin dulu, tapi otomatis lebih mahal drpd yg reimburse.

7. Bagi yang ambil sistem reimburse, cari asuransi yang cepet proses klaimnya. You can ask around

8. Cari agen yang memang sudah lama di bisnis asuransi. Cari juga yang memang bisa andalkan pada saat anda butuh dia, dia kan bantu proses klaim dan detail2 nya. Karena ada beberapa agent juga yang setelah anda beli asuransinya tapi untuk proses klaim segala macem anda harus lakukan sendiri. Nah yang kaya gini nih yang nyebelin. Cara tau tu agent bisa diandalkan gimana?ya anda harus tanya ke temen2 yang memang sudah pernah menggunakan jasa agen asuransi tersebut dan juga pernah di hospitalised. Jadi tau nih agennya tipe2 yang gimana.

9. Jangan menggabungkan asuransi kesehatan dengan investasi. TIDAK MAKSIMAL. Cari yang murni asuransi kesehatan tok atau kalau anda yang sudah berkeluarga bisa ambil asuransi jiwa yang pure + rider asuransi kesehatan.

10. Ada beberapa asuransi kesehatan yang memberi batasan2 harga. Seperti, obat hanya beberapa ratus ribu dalam setahun, atau operasi berapa juta dll. Ada juga asuransi kesehatan yang tidak memberi batasan pada item2 tertentu. Contoh : 250jt dalam setahun dan 250 ini bisa digunakan untuk item yang manapun sesuai kebutuhan. Got it?heheehe so sesuaikan dengan kebutuhan . INGAT BACA POLIS BAIK-BAIK sebelum setuju untuk membeli asuransi.

11. Ada penyakit turunan yang berbahaya ngga?seperti kanker, jantung dll? kalau ada dan dibutuhkan dapat menambah asuransi penyakit kritis. Tapi inget asuransi penyakit kritis ini uangnya akan keluar pada saat anda kritis , klo kanker udah stadium 3 keatas gtu, klo untuk biaya RS dan obat2annya pake asuransi kesehatan yang biasa.

Maaf ya teman – teman karena saya independent financial advisor saya tidak bisa kasih tau nama2 produk asuransi nya 🙂 saya jualan jasa bukan produk hehehe . Produk hanya diberitahukan secara tertutup dan itupun untuk client 🙂 tapi tips2 yang tadi bisa diterapkan kok.

Ada kok asuransi jiwa + kesehatan yang murni, or asuransi kesehatan yang murni tok tanpa embel2 investasi. Take your time to do a survey on products before you buy ok 🙂 . Bandingkan juga premi masing – masing asuransi ya, minta aja proposal2 dari agen beberapa perusahaan asuransi sebelum memutuskan untuk membeli.

Banyak orang yang tidak mau mengeluarkan uang untuk asuransi kesehatan, tapi pada saat sudah di hospitalised baru nyadar pentingnya punya asuransi kesehatan. Seperti kata babeh @AidilAkbar sehat itu mahal, tapi sakit lebih mahal lagi. Kalau sudah masuk rumah sakit terus terdiagnosa suatu penyakit, dan after that mau beli asuransi kesehatan bakalan sangat susah, either ditolak untuk penyakit yang sudah diderita, atau nambah extra premi (sangat sangat mahal). So jangan meremehkan pentingnya asuransi kesehatan ya 🙂

Masih bingung??tanya aja ya mungkin ada komponen yang kurang di dalam posting gw hehehe

Loadsa Love,

Dini

Follow, Like and Share The Post

About Farah Dini

I'm a Co-Founder and Vice-CEO of JOUSKA, an Independent Financial Advisory Firm based in Jakarta. I'm also an author and a financial writer contributors at several media.

View all posts by Farah Dini →

43 Comments on “Memilih Asuransi Kesehatan”

  1. Mba, emangnya knp dgn asuransi kesehatan yg sdh + investasi? Selama ini sy kira itu sdh bagus krn kita berinvestasi tp jg dapat proteksi. Saat ini sy lg pertimbangkan utk ajukan polis jenis unitlink gitu, emang ga bagus ya mba? Thanks 🙂

  2. Apabila mba membeli shampoo dan conditioner, mba pilih yang langsung 2 in 1 apa shampoo dan conditioner terpisah??hasilnya jelas lebih bagus yang terpisah. Setiap produk memiliki kelebihan masing2, apabila digabungkan hasilnya tidak maksimal. Dari segi coverage dan dari segi return apabila niatnya berinvestasi. lebih baik dipisahkan mba 🙂 karena UL biaya2 nya banyak . Lebih baik mba survey dulu sebelum membeli ya daripada salah beli. Banyak loh client saya yang nangis gara2 salah beli produk 🙂

    1. harus di cek mba, component2nya. jangan langsung ditutup juga kalau belum punya yang baru 🙂
      coba cek kamar yang mba punya berapa?obat2annya gimana?

      kalau masuk rumah sakit perlindungannya tercukupi apa ngga?atau malah mba harus nombokin lagi.

  3. klo di UL katanya ada rider payor/waiver yang klo sakit kritis,
    tabungan&premi selanjutnya di bayarin asuransi.
    klo untuk asuransi kesehatan murni ada rider yang kaya gitu juga ga ya?
    ato ada trik khusus buat “mengakali” rider itu klo kita beli AsKes murni?

    1. asuransi jiwa + asuransi kesehatan yang pure bisa ditambah waiver of premium mba sebagai rider so ga perlu kawatir kok hehehe..gunanya memang klo pada saat kita tidak bisa bayar krn sakit dst, preminya dibyrin sama pihak asuransi

  4. Hi Dinni, saya telat telat nemu blognya yang sangat bermanfaat, karena keburu saya operasi tanpa punya suransi kesehatan (dulu kalo ditawarin bertubi2 ngerasa nggak bakal masuk rumah sakit kecuali melahirkan)…OK saya akan tanya tmn2 yg sudah ckp lama pakai manfaat asuransi ini. Dinni, keep writing, you lighten up the darkness 🙂

  5. Mbak..bs minta kontak personnya tdk.terus terang ak butuh bgt asuransi kesehatan yg tepat unt ak dan suami..krn dah sempet beli unit link..dan bener2 mengecewakan

  6. mba dini…aku uda terlanjur beli yg unitlink, ikut juga asuransi kesehatan di perush asuransi yg sama dimana kalo kita gak ada klaim uangnya akan balik 100% (dicover 5 thn aja)…trus gimana mba?? apa yg unitlink hrs aku tutup, udah jalan 3,5 thn nih..apa hrs tunggu sampe 5 thn biar kepotongnya gak banyak?? Thanks

    1. Harus di cek dulu mba sebelum tutup. Butuh ga component spt penyakit kritis dll di UL nya?kalau ada asuransi kesehatan pure yang baru dan asuransi kesehatan dr kantor sudah mencukupi its ok utk ditutup. tujuannya buka UL pure utk askes?

      skrg coba pikirkan lagi apakah kalau di continue akan ttp menguntungkan atau malah rugi 🙂

  7. Mbak Dini, kalo asuransi kesehatan setelah pensiun baiknya gimana ya?Apa nanti saja pas sudah pensiun kita mulai pake asuransi? Untuk saat ini sudah dicover 100% sama perusahaan tempat saya bekerja. Saya sudah survei, adanya sistem unitlink yang ada tambahan asuransi kesehatan.
    Padahal saya pengennya nyari yang murni asuransi kesehatan,tanpa digabung dengan investasi.
    Thanks banget bantuannya (Umi).

    1. Ada asuransi yg mencover sampe 65 – 70 tahun, tapi pasti akan sangat mahal di usia segitu preminya kecuali mba dont mind bayarnya.

      Mendingan siapin juga investasi dana kesehatan pensiun 🙂

  8. Dear dini,,

    Tips2 memilih asuransinya ok bgt,,tp aku masih bingung dengan “membeli selisih asuransi yg diCover perusahaan”,,it caranya bgaimana,,,

    Thx
    Puput

  9. Dear dini,

    Untung sy baca artikel dini sama bang akbar. Kalau tdk, sy terlanjur beli UL. Sy 26 thn, istri ibu rumah tangga, anak balita 1 tahun. Nah sy minta saran asuransi apa yg baik sy ambil? Baik untuk sy & keluarga.

    Thx

    Best Regards

  10. untung saya baca tulisan ini…
    thank’s bagnet mbak, jadi ada bahan untuk nanya2 ke agen asuransi.
    dulu udah pernah ikut yg unitlink, tp karena baca dimana2 bilangnya ngga bagus, jd saya minta agent untuk lepas yg investasi, but yg asuransi tetep dijalanin.
    sekarang lagi proses, jd bagus banget sekalian saya bisa mastiin di asuransi kesehatan aja, apa aja yg di cover.

    1. “Tujuan Hidup Adalah Gawang,Dimana anda mengarah kan tendangan bola anda dengan segenap konsentrasi & kekuatan yang anda miliki sehingga akan tercipta Goal – goal yang Spektakuler”. Goal of Friday

      Ingat anak anda akan menanggung Beban 3 Generasi yang sangat BERAT bila anda tidak memiliki perncanaan matang dari sekarang,karena dia akan menanggung masa PENSIUN anda, Diri anak anda sendiri, & cucu anda nanti nya.
      So pikirkan sebelum melakukan nya,PERENCANAAN KEUANGAN itu sangat2 penting….

      Disini saya hanya ajarkan anda untuk menabung….Sehingga disaat usia anda menginjak 60 tahun, anda punya banyak sekali uang, anda tidak perlu bekerja lagi, anda memilih bekerja bukan karena anda harus bekerja.Apa anda merasa HAPPY???

  11. memilih asuransi —–> asuransi ada tradisional dan unit link dua2 nya ada kekurangan dan kelebihan.tradisional kita hanya membeli kesehatan aja,atau jiwa aja.sedang unit link kita beli paketan jiwa,sakit kritis,kesehatan.kalau tradisional kita beli tergantung kita mau ambil berapa lama,atau sampai seumur hidup kita bayar terus.kalau yang unit link kita hanya sesuai kontrak selanjut nya investasi kita yang lanjutin dan kita punya uang jaminan pensiun nanti nya.
    pensiun semua ingin pastinya,tapi kalo kita gak nabung dari sekarang pensiun cuma mimpiiiiiii…..
    jadi ambilah yang menurut kita berguna jangka lama.salam cerdas dari saya hendrik….085220003204 ( 021-32106165 ).so miliki perencanaan dari awal karena tiap tahun di indonesia punya inflasi yang cukup tinggi 8 s/d 10% sedang bunga bank hanya 3% deposito max cuma 6 %….simpan dimana yang lebih tinggi??? hanya Unit link yang bisa imbangi inflasi…

  12. met malem mba farah, mohon ijin mo tanya sedikit tentang asuransi
    gini mba saya lagi nyari asuransi yang hanya mengcover rawat jalan saja prefer yang cashless, soale untuk rawat inap sudah ditanggung full oleh perusahaan tempat saya bekerja. kira2 asuransi darimana yah yang bisa direkomendasi oleh mba farah buat keluarga saya. terima kasih atas jawabannya sebelumnya

    1. hi mas ronny, maaf saya independen jadi ngga bisa sebut nama produk yah…untuk yg mengcover rawat jalan dan cashless jarang, rawat jalan harus dibeli bersamaan dengan rawat inap biasanya. Coba cek beberapa perusahaan asuransi asing terkenal yah 🙂

  13. Mau tanya neng,,
    saya udah ikut asuransi yang sistem kartu nah sekarang aku pengen ada asuransi yang bisa cover untuk crisis cover knusus, ada apa enggak ya?? atau beli yang sistem reimbeurs?? please advist…
    Thank you

    1. Ada banget mas, tetapi memang untuk asuransi kritis kebanyakan attached sama asuransi jiwa ataupun asuransi kesehatan. Ada yang stand alone tapi jatuhnya akan lebih sgt mahal. Coba mas hubungi agen asuransi yang sekarang, dan minta beliau perhitungkan berapa premi apabila menambah rider critical illness.

      Kartu maupun reimburse tdk jadi masalah. Kartu jg hanya berlaku apabila rumah sakit nya bekerja sama dengan asuransi yang mas punya 🙂

      Terima kasih

  14. hai mba dini,
    saya boleh minta info asuransi jiwa tadisional yang rekomended?lebih baik beli dari asuransi perusahaan luar negeri atau dalam negeri?
    trus kalo sy mau di financial check up dan bantu buat planning bgmn mba?thanks a lot

    1. Hi mba,

      Maaf karena saya independent tidak boleh nyebut nama produk 🙂 . Untuk asji saat ini sebaiknya beli asuransi perusahaan asing. Bukan berarti mengdiskriminasi yang local ya…Coba bandingkan saja coverage keduanya, proses klaimnya bagaimana dan preminya.

      Untuk konsultasi, coba kirim email dulu ke dini@fin-ally.com atau farahdini.finally@gmail.com nanti akan saya reply.

      Terima Kasih 🙂

  15. hai lagi mba Dini,

    saya sudah email mau konsul ya 🙂
    oya,kalo asji tradisional sebaiknya kita perlu tambah rider kesehatan atau tidak ya mba? kami juga sudah ada askes pns

    thanks

    1. sudah aku reply ya mba emailnya…

      rider asuransi kesehatan perlu apabila perlindungan askes yang dipunyai sekarang tidak menutupi kebutuhan atau perlindungannya terlalu kecil. Jadi harus di check dulu askesnya, sdh cukup atau tidak

  16. Halo mbak dini, mau nanya nih mbak.

    Misalnya kita udah dapat asuransi kesehatan dari kantor, perlu kah beli asuransi kesehatan di luar kantor lagi? Kalo perlu, apa saja pertimbangannya mbak?

    Thanks mbak 😀

    1. Hi mba,

      Kalau sudah ada dari kantor , mba check perlindungannya sudah cukup apa belum. Kalau belum cukup bisa beli asuransi kesehatan tambahan.

      Misalnya nih kantor mba hanya memberikan perlindungan untuk kamar 300rb, sedangkan rumah sakit yang dkt dgn kantor maupun rumah mba, kamar 300rb itu kelas yang kamarnya ngga private, sedangkan mba lebih prefer kamar sendiri. So mba beli lagi asuransi tambahan yang merupakan selisih nya.

      E.g pengen kamar 800rb, beli asuransi lagi dgn kamar 500rb

  17. Dear,,menrut info dri agent asuransi unit link..katanya kalo asuransi kesehatan ad kelemahannya,, seperti kalo kita pernah claim sakit,ato sering klaim dan didiagnosa sakit bakaln ditolak perpanjangan polis,bahkan ke prusahaan asuransi manapun?? Mohon pencerahannya ya.

    1. Kalau baru masuk asuransi dan sudah pernah menderita suatu penyakit, biasanya tidak lsg di tolak. Akan di cek dulu , dan diberikan opsi
      1. Penyakit yang sudah diderita tidak di cover lagi
      2. Penyakit yang sudah diderita sudah melewati masa yang ditentukan (lebih dari 1 – 2 thn sejak kejadian) maka akan dicover
      3. Tidak mesti ditolak, tapi biasanya akan dikenakan extra premi (ditolak kalau mmg parah banget atau usia tidak mendukung)

      Even di unit link jg ada namanya Pre-existing condition. Jadi ga sembarangan juga. Namanya perusahaan, pasti tidak akan mau rugi.

      Kalaupun di UL mereka menjanjikan akan di cover, cek berapa coveragenya. Tau2 perlindungannya kurang dari pengeluaran asuransi kita. (mendingan invest/nabung untuk kebutuhan kesehatan kl begitu)

      🙂

  18. Dear Farah,
    Saya lagi berusaha tutup asuransi unitlink yang sudah terlanjur beli bertahun2 lalu sebelum mengerti soal untungnya punya asuransi murni. Sekarang sedang cari info sebanyak2nya tentang Asuransi jiwa dan kesehatan. Salah satu agen yang saya tanya mengenai asuransi jiwa term life menawarkan beberapa rider seperti: hospital benefit, premium waiver (jika cacat tetap), dan ADDB jika meninggal karena kecelakaan dan cacat tetap.
    Yang ingin saya tanyakan adalah apakah lebih baik saya ambil rider hospital benefit atau ambil asuransi kesehatan terpisah? Begitu pun dengan rider lainnya, apakah lebih baik saya ambil atau benar2 murni asuransi jiwa? Terima kasih sebelumnya.

    1. Dear Silka,

      Untuk pertanyaan apakah mengambil rider hospital benefit atau askes terpisah, semua tergantung dari perlindungan yang ditawarkan oleh perusahaan asuransinya.

      Bandingkan dulu antara askes yang di bundle dengan asji dan asuransi kesehatan terpisah, apakah preminya jauh beda (lihat secara terpisah kalau beli asji sendiri dan askes sendiri berapa preminya)?apabila tidak jauh beda, bandingkan perlindungannya. Dari situ bisa keliatan deh worth it yang mana.

      Untuk rider sih yang paling penting askes (klo blm ada coverage dr kantor atau krg) dan waiver of premium. Kalau smua rider diambil preminya jadi lebih mahal dan belum tentu butuh juga.

      so minta proposal sama agennya
      1. Proposal asji murni sendiri
      2. Proposal askes murni sendiri
      3. Proposal asji bundled with askes

      Thank you

  19. Dear Farah,
    Ikutan minta pencerahannya dunk.. aq sudah hampir 4 tahun ikut asuransi jiwa+investasi. tapi gak ambil fasilitas kesehatannya, karena sudah dicover dari kantor.
    Saat ini aku berfikir untuk jangka panjang nanti, setelah pensiun (umur 55thn) karena cover dari kantor sudah gak berlaku lagi..
    Yang aq tanyakan :
    1. Apakah ada program asuransi kesehatan (rawat jalan+inap) yang berlaku saat kita pensiun nanti, tapi bisa dimulai dari sekarang?
    2. Kalo tidak ada, baiknya aq ambil asuransi yang seperti apa ya? terpisah dari asuransi yang sudah aq ambil tadi ato seperti apa?

    1. Asuransi yang berlaku sampai masa pensiun dan after pensiun berarti asuransi yang:

      1. diusahakan bukan term life karena takutnya tidak bisa diperpanjang setelah terkena sakit penyakit tertentu
      2. berlakaku sampai usia 88 untuk produk kesehatannya
      3. limitnya bertahan terhadap inflasi

      Preminya cukup mahal, cost of insurance juga naik bertahap, pilihan lainnya adalah memaksimalkan investasi untuk nantinya investasi dipakai untuk long term care..

      ada banyak cara dan metode untuk memikikan bagaimana agar diri kita terjaga di masa tua tanpa merepotkan keluarga

      :):)

      premisi promote myself sebagai insurance expert (agen konsumen dalam mencarikan produk asuransi yang paling cocok dengan kebtuhan clients yang bermacam-macam)

      -erwin-

  20. Hi mba dini, mau tanya2. Anak sy 7 thn kmrn sdh operasi tumor otak, apakah bs ikut asuransi dgn pre existing condition? Apa ada triknya spy nantinya jika ada kejadian lg bs dicover ? Terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *